Tentang Saya
Sekilas Profil Sumartono Hadinoto
Lahir di Solo pada 21 Maret 1956 dengan nama Khoe Liong Hauw, Sumartono Hadinoto tumbuh dari kesederhanaan. Seorang Tokoh Masyarakat Kota Surakarta (Solo) yang awal mula keterlibatannya dalam aksi kemanusiaan dimulai saat bergabung dengan ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) semasa SMA. Melalui radio amatir dan kegiatan relawan, sempat menjadi sopir ambulans untuk membantu menolong korban kecelakaan dan masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat. Pengalaman-pengalaman inilah yang menempa jiwa sosial dan inklusivitasnya.
Seorang Tokoh Masyarakat, Pengusaha, Serta Penggiat Kemanusiaan
Nilai & Prinsip Hidup
Inklusivitas: Kemanusiaan tidak mengenal batas suku, agama, dan ras.
Ketulusan: Melayani dengan keikhlasan tanpa mengharapkan pamrih.
Aksi Nyata: Bergerak cepat dan responsif saat masyarakat membutuhkan bantuan.
Berita Pilihan
Sumartono Hadinoto Raih Penghargaan dari Badan Pembudayaan Kejuangan 45
Ketua Badan Pembudayaan Kejuangan 45, Sri Baskoro menyampaikan, penghargaan diberikan kepada Sumartono berkat dedikasinya terhadap warga Solo. Baik dalam kegiatan sosial kemasyarakatan hingga menjaga toleransi umat beragama di Kota Bengawan.
Sumartono Hadinoto Kembali Pimpin ORARI Surakarta Periode 2026-2029, Fokus Efisiensi dan Penguatan Komunikasi Anggota
Sumartono yang telah puluhan tahun menjabat sebagai ketua Orari ini menyebut, pelaksanaan Muslok ke-15 menjadi kebanggaan tersendiri karena seluruh tahapan organisasi dapat dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) ORARI.
Sumartono Hadinoto, Resmi dianugerahi Penghargaan Sebagai Tokoh Inspiratif Kota Solo Tahun 2026
Ketua PMI Kota Surakarta sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Sumartono Hadinoto, resmi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Kota Solo Tahun 2026